Jumat, Agustus 28, 2009

Faulks Minta Maaf kepada Umat Islam

By Republika Newsroom
Selasa, 25 Agustus 2009 pukul 11:34:00


LONDON--Novelis terkenal asal Inggris, Sebastian Faulks, Senin (24/8), kemarin, meminta maaf secara terbuka terkait pernyataannya tentang Alquran yang telah menyulut kemarahan umat Islam. Faulks mengaku pernyataanya telah dikutip secara salah.


"Saya minta maaf tanpa syarat kepada siapa pun yang merasa tersinggung karena komentar saya yang ditelanjangi dari konteks," kata Faulks kepada The Guardian.

"Saya minta maaf pada siapa pun, teman-teman Muslim saya dan para pembaca atas segala sesuatu yang terdengar kasar dan tidak toleran,""

Permintaan maaf ini dia lontarkan sehari setelah wawancaranya dengan Sunday Times yang mengudang kontroversi di mana Faulks menggambarkan Alquran sebagai "buku yang menyedihkan".

"Itu hanya ocehan orang gila," kata Faulks dalam wawancara tersebut.

"Ini sangat satu dimensi, dan orang-orang berbicara tentang keindahan bahasa Arab dan sebagainya, namun terjemahan bahasa Inggris yang saya baca, dari sudut pandang sastra, sangat mengecewakan."

Faulks juga mengatakan Alquran "tidak punya dimensi etik" seperti Perjanjian Baru dan "tidak ada rencana baru dalam hidup."

Namun Faulks mengklaim pernyataanya sudah dikutip di luar konteks oleh Sunday Times untuk menimbulkan skandal baru yang memalukan dirinya.

Faulks juga mengaku, setelah membaca Alquran dan beberapa sejarah tentang Islam dalam penelitiannya, dia memberikan penghargaan yang besar pada Islam. Menurutnya, ajaran Islam lebih mempunyai nilai-nilai spiritual dibandingkan ajaran Yahudi dan Kristen. taq/iol

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/71672/Faulks_Minta_Maaf_ kepada_Umat_Islam




Tidak ada komentar:

Posting Komentar